Capaian ini berfungsi sebagai "termometer" utama untuk mengukur kesehatan finansial dan aktivitas perputaran uang di suatu daerah.
Jika capaian angkanya positif dan meningkat, artinya roda ekonomi sedang berekspansi: kapasitas produksi naik, investasi masuk, lapangan kerja terbuka, dan daya beli masyarakat meningkat.
Bagi pemerintah, indikator makro ini menjadi tolok ukur utama dalam mengevaluasi apakah kebijakan rancangan pembangunan daerah serta alokasi anggaran belanja (APBD) sudah tepat sasaran dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.